About

Rabu, 17 September 2014

Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox

Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox


Mikrotik routerOS adalah sytem operasi yang dapat menghubungkan Ethernet – Ethernet berbeda yang dapat menjalankan router network.  Mikrotik ini dapat dibuka dengan Winbox, telnet, web based. Sekarang kita akan mempelajari bagaimana cara konfigurasi mikrotik melalui winbox.
Winbox adalah suatu software yang dapat digunakan untuk melakukan konfigurasi mikrotik dengan menggunakan antarmuka grafis  (GUI) dengan mudah dan cepat. Kita tidak perlu menghafal perintah – perintah Console.  Winbox ini dapat menggunakan Command Line Interface ( CLI ).  Untuk mendapatkan winbox biss didownload di www.mikrotik.co.id .
Fungsi winbox ini adalah :
  • Dapat mengatur mikrotik router, dhcp, NAT , dll
  • Dapat  mengatur berapa banyak  bandwite yang akan di beri pada jaringan internet  atau client
  • Dapat mengatur blokir sebuah situs yang berbahaya
Langkah – langkah konfigurasi mikrotik dengan winbox  menggunakan GUI :
1.  Siapkan router OS yang akan di install.
2. Kemudian kita mulai mengistall Mikrotik router OS. Ini adalah tampilan awal sebuah mikrotik router OS.
165 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
3.Agar lebih mudah memahami gambar di atas, saya akan memberikan keterangan untuk gambar di atas.
  • perintah ‘p’ digunakan untuk tombol ke atas.
  • perintah ‘n’ digunakan untuk tombol ke bawah
  • perintah ‘q’ digunakan untuk membatalkn installasi dan merestart ulang
  • perintah ‘I’ digunakan untuk menginstall  paket mikrotik
  • perintah Space bar digunakan untuk menandai salah satu paket mikrotik
  • perintah ‘a’ digunakan untuk menandai semua paket mikrotik
4. Pilih paket utama atau lebih baik semua paket di install dengan menggunakan perintah ‘a’.
226 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
5. Setelah semua paket di tandai (mark), kemudian tekan ‘I’ untuk mulai installasi Mikrotik Router OS. Lalu tekan y.
320 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
6. Setelah proses installasi Mikrotik router OS, tekan enter untuk merestart ( reboot ) Mikrotik Router OS.
421 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
7. Setelah itu akan muncul tampilan log in seperti di bawah ini. Kemudian ketik ” admin” password “tidak usah di isi”  lalu tekan tombol enter
521 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
8. Setelah proses installasi selesai. Kemudian kita buka winbox.
622 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
9.Di tampilan winbox, masukkan ip Mikrotik pada kolom connect to. Kemudian login :  “admin”
 password : “kosong “ lalu klik connect
722 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
10. Proses login ke winbox
820 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
11. Tampilan utama setelah login kedalam WinBox
920 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
12. Kemudian kita membuat ip address. Klik IP kemudian pilih address.
1016 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
13. Ini adalah tampilan dari ip address. Kita dapat langsung memasukan ip address yang akan di gunakan.
  • Untuk menambah ip address  menggunakan tanda  +
  • untuk menghapus ip address menggunakan tanda
  • untuk mengaktifkan Ethernet menggunakan tanda √
  • untuk menonaktifkan Ethernet menggunakan tanda X
1117 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
14. Kemudian masukkan IP public (dari ISP)
1213 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
15. Ini daftar IP pada 2 ethernet
1313 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
16. Untuk membuat gateway. Kita klik IP lalu pilih Routers
1412 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
17. Kemudian isi gateway lalu klik apply lalu OK.
1510 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
18. Ini adalah hasil routing yang telah di setting.
166 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
19. Masukkan DNS primary dan secondary DNS. Kita dapat menggunakan 1 DNS tapi untuk memudahkan kinerja computer kita menggunakan 2 DNS. Kemudian klik apply lalu OK.
174 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
20. Kemudian kita membuat ip firewall NAT. klik IP pilih firewall
184 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
21. Pilih tab generalpada NAT Rule. Lalu isi chain : “srcnat” Out-interface=ether1 (Ethernet yang langsung terhubung ke internet)
193 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox
22. Langkah terakhir pilih tab action isi dengan “masquerade”. Klik Apply dan OK.
202 Konfigurasi Mikrotik Menggunakan WinBox

Penutup

Demikian artikel yang  saya buat ini menjelaskan tentang mikrotik menggunakan Graphic  User Interface (GUI) winbox.  jika ada yang kurang jelas atau kurang di pahami tulis komentar Anda di artikel ini. Semoga artikel saya bermanfaat bagi siswa-siswi dan masyarakat pada umumnya. Terima kasih.

Konfigurasi DNS server, WEB server, FTP server, dan Proxy server Debian 6

Konfigurasi DNS server, WEB server, FTP server, dan Proxy server Debian 6

KONFIGURASI DNS SERVER
Pertama login root, kemudian kita akan memberikan ip pada interfaces dengan menggunakan perintah dibawah ini:
Nano /etc/network/interfaces
 Hapus semua perintah yang ada dalam konfigurasi tersebut, kemudian masukkan perintah seperti pada gambar dibawah ini:

Tekan ctrl x, lalu y, dan  enter untuk menyimpan.
Restart networknya dengan mengetik perintah dibawah ini:
            /etc/init.d/networking restart
Setelah merestart, coba ping ip yang digunakan apakah sudah conect.
Sekarang kita akan menginstal DNS server Masukan cd debian lalu  dengan mengetik
perintah dibawah ini untuk menginstall DNS server:
            apt-get –y install bind9
Sekarang kita akan masuk di file bindnya, ketik perintah dibawah in:
            cd /etc/bind
untuk melihat semua directory yg ada pada file bind ketik perintah : ls
Ketik  perintah dibawah ini untuk mengcopy file:
          cp named.conf.default-zones named.conf › enter
       cp db.local db.1 › enter
       cp db.local db.2 › enter
       cp db.127 db.3 › enter
setelah itu kita akan masuk di file named.conf, dengan mengetik perintah dibawah:
       nano named.conf
lalu edit file named.conf seperti pada gambar dibawah ini:

kemudian masuk pada db.1 dengan mengetik perintah:
            nano db.1
kemudian edit file db.1 seperti pada gambar dibawah ini:

Masuk file db.2 dengan perintah berikut :
nano  db.2
Lalu edit file db.2 seperti pada gambar di bawah ini:

Ketik perintah di bawah ini untuk masuk di file db.3:
       nano  db.3
edit file db.3 seperti gambar dibawah ini:

 selanjutnya ketik perintah dibawah ini :
       nano named.conf.options
jika  anda sudah masuk, kita hanya akan mengganti  ip 0.0.0.0. ,
Mejadi ip 192.168.1.1 (ip adress yang pertama).
Selanjutnya Ketik perintah dibawah ini:
            nano /etc/resolv.conf
hapus semua perintah yang ada di didalam file tersebut, lalu ketik masuk nameserver dan ip address dibawah ini:
servername 192.168.1.1
       servername 192.168.1.2
servername 192.168.1.3
kemudian kita akan merestart bind, dengan ketik perintah dibawah ini:
/etc/init.d/bind9 restart
Nah kita akan mengecek apakah sudah connect atau belum, dengan mengetik perintah dibawah ini:
          nslookup ns.tkj.com à tekan enter
nslookup www.tkj.com à tekan enter
nslookup ns.smk.com à tekan enter
nslookup www.smk.com à tekan enter
jika sudah conect tampilannya akan seperti dibawah ini:
konfigurasi DNS server sudah selesai.

KONFIGURASI WEB SERVER
Pertama kita akan menginstall apache2, dengan mengetik perintah dibawah ini:
            apt-get –y install apache2 php5 php5-cgi libapache2-mod-php5
Ketik perintah di bawah ini untuk masuk diapache2:
            cd  /etc/apache2/sites-enabled
Kemudian ketik perintah dibawah ini :
       nano www
akan muncul tampilan kosong, dan ketik masuk perintah dibawah ini :
<VirtualHost *>
       DocumentRoot /var/www
       ServerName www.tkj.com
       ErrorLog /var/log/apache2/error.log
</VirtualHost>
Setelah selesai, simpan perintah yang telah di ketik tadi, selanjutnya ketik perintah dibawah ini:
            cd  /var/www
sekarang kita akan mengedit laman web kita, ketik perintah dibawah ini:
       nano index.html
semua tulisan yang berwarna putih dapat di edit,  seperti pada gambar dibawah ini:

jika sudah selesai selanjutnya simpan dengan menekan ctrl+x kemudian tekan y, dan enter.
Kemudian restart apache2 dengan perintah di bawah ini:
            /etc/init.d/apache2 restart
Lalu install lynx, dengan mengetik perintah dibawah ini:
       Apt-get –y install lynx
Sekarang kita akan mencoba, WEB sever yang kita buat dengan mengetik perintah dibawah ini:
            Lynx www.tkj.com
 jika muncul tampilan seperti dibawah ini, maka konfigurasi anda berhasil:

ketik perintah selanjutnya di bawah ini:
            ln  –s  /etc/apache2/mods-available/userdir.conf  /etc/apache2/mods-enabled/
tekan enter
            ln  –s  /etc/apache2/mods-available/userdir.load  /etc/apache2/mods-enabled/
tekan enter
            mkdir /etc/skel/public_html
tekan enter, jika tidak ada masalah yang muncul pengetikan konfigurasi anda benar.
Kemudian kita buat user dengan nama admin, ketik perintah dibawah ini:
            Adduser admin
Masukkan pasword  jika anda di minta memasukkan full name, room name, work phone, home phone, other tekan saja enter.
akan muncul pertanyaan: is the information correct [y/n]:  y (tekan y)
Kemudian restart apache2nya dengan menggunakan perintah dibawah ini:
            /etc/init.d/apache2 restart
Lalu ketik perintah berikut:
            lynx www.tkj.com/~admin
jika muncul tampilan seperti dibawah ini maka konfigurasi anda berhasil.

kemudian install proftpd, ketik  perintah dibawah ini :
            apt-get –y install proftpd lalu enter
masuk directorinya menggunakan perintah:
            cd /etc/proftpd
copy file proftpdnya dengan menggunakan perintah:
            cp proftpd.conf tes
lalu masuk pada file proftpd,  kemudian edit file menggunakan perintah:
            nano proftpd.conf
sekarang kita akan mengedit file proftpd seperti petunjuk di bawah ini:
          ganti useIPv6 on menjadi off.
       ganti nama servername (localhost) menjadi “layanan FTP server”.
Cari kata Anonymous lalu hilangkan tanda pagar yang ada di depan sampai Anonymous yang paling bawah.
Hapus lagi tanda pagar mulai didepan kata <directoy incoming> sampai pada </directory>.
setelah selesai restart proftpdnya, dengan menggunakan perintah:
            /etc/init.d/proftpd restart
Kemudian tes ftpnya dengan menggunakan perintah:
            lynx ftp://www.tkj.com
jika muncul tampilan seperti di bawah ini maka konfigurasi anda benar.
setelah selesai kemudian lanjutkan penginstallan squidnya, dengan menggunakan perintah:
            apt-get –y install squid
kemudian masuk directori squidnya, menggunakan perintah:
            cd  /etc/squid
selanjutnya copy file squidnya lalu edit file squid, dengan menggunakan perintah:
            cp squid.conf tes
kemudian masuk nano squid.conf, tekan ctrl w untuk mencari perintah-perintah yang akan diedit, setelah selesai simpan file yang sudah diedit, tekan tombol x lalu enter.
Perintah yang akan di cari:
            http_port 3128 à tambahkan transparent
            cache_mgr admin@tkj.com (bisa juga nomor hp )
            visible_hostname www.tkj.com (tambahkan di bawahnya default lalu hapus              none)
            cache_mem 8 mb à ganti 8 mb menjadi 32 mb
            cache_swap_low 90 à hapus tanda pagar
            cache_swap_high 95 à hapus tanda pagar
            ipcache_size  1024 à hapus tanda pagar
            ipcache_low 90
            ipcache_high 95
            cache_log  /var/log/squid/cache.log
            cache_store_log /var/log/squid/store.log
            cache_dir ufs /var/spool/squid 100 16 256
dns_nameservers (ketik di bawah default lalu hapus none ketik: dns_nameserves 192.168.10.1)
acl connect à tambahkan perintah berikut dibawahnya acl connect:
acl www dstdomain “/etc/squid/situs”
no_cache deny www
http_access deny www
acl kata_diblock url_regex  –i  “/etc/squid/word”
acl ip_diblock src 192.168.10.1/24
acl our_networks src 192.168.10.0/24
http_access allow our_networks
save konfigurasi squid anda, lalu ketik perintah di bawah ini:
            nano  /etc/rc.local
edit file rc.local seperti pada gambar di bawah ini:

Sekarang kita akan memblock situs www.tkj.com, dengan menggunakan perintah:
            nano  situs
kemudian dalam file situs ketik: www.tkj.com
kemudian kata yang akan diblock, ketik perintah di bawah:
            nano word
dalam file word ketik:  tkj
restart squid dengann menggunakan perintah:
            /etc/init.d/squid restart
kemudian ketik perintah dibawah:
        squid -z
Jika www.tkj.com bisa terblock maka konfigurasi anda berhasil.
            SELAMAT MENCOBA .. SEMOGA BERHASIL

MATERI MICROSOFT POWER POINT

MATERI Ms POWER POIN
Dasar-dasar Penggunaan “POWERPOINT”
Dasar-dasar penggunaan Microsoft PowerPoint 2007 sama dengan aplikasi program office yang lain, baik secara penyimpanan maupun cara membuka filenya. Hanya saja, dalam pembuatan sebuah presentasi ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Misalnya, mempersiapkan layout presentasi.
1. Aktifkan program Microsoft PowerPoint 2007.
2. Membuat Presentasi
Slide pertama presentasi biasanya berisi judul dan subjudul. Secara default, saat program Microsoft PowerPoint 2007 diaktifkan pada lembar kerja akan secara otomatis tampil kotak judul dan subjudul presentasi. Untuk menuliskannya, klik kotak “Click to add title”, lalu ketikan judul presentasi, misalnya “COMPANY PROFILE IMPROVE COMPUTER” (maaf nich nama usaha kecil2an punyaku… he hee…). Trus.., pada sub-title alamat perusahaan, misal: Jl. Kelir-Manyaran No.012, Manyaran KM.02.
Cara Menggunakan Microsoft POWERPOINT 2007
update powerpoint
3. Membuat dan Mengedit Teks.
Untuk menambahkan teks pada desain slide, pilih Ribbon Insert. Pada group Text> klik Text Box, lalu ketikan teks yang diinginkan. Jika teks yang dituliskan tidak sesuai. Anda bisa mengeditnya dengan mengklik teks yang akan diedit.
4. Menggunakan Outline
Outline adalah bagian dari aplikasi Microsoft Power Point 2007 yang terletak di sisi kiri lembar kerja. Cara menampilkan outline adalah dengan mengklik tab Outline yang terletak di bawah Ribbon. Pada outline akan ditampilkan objek atau teks yang menjadi bagian slide aktif. Anda juga bisa mengedit teks melalui outline dengan cara seleksi teks pada ourline baru kemudian mengedit teks.
5. Membuat catatan
Anda dapat juga menambahkan catatan pada slide dengan mengklik area “Click to Add Notes” di bawah slide. Setelah itu ketikkan catatan slide yang akan ditambahkan.
6. Menyimpan File Presentasi
Cara menyimpan file presentasi sama seperti menyimpan file presentasi pada Microsoft Power Point versi sebelumnya dengan save tool pada Quick Access toolbar. Ketikkan nama file dan tujuan yang diinginkan. Pilih Power Point Presentation di bagian Save as Type, dan akhiri dengan mengklik Save.
7. Mengatur Desain Presentasi
Untuk mempercantik presentasi, anda bisa menambahkan desain yang menjadi bawaan dari aplikasi Microsoft Power Point 2007 melalui Ribbon Design. Ribbon itu memungkinkan anda untuk menambahkan desain latar belakang slide dengan mengaktifkan slide, lalu pilih Ribbon Design. Pada group Themes pilih salah satu desain slide. Untuk menampilkan semua pilihan desain, klik Slide yang akan dipilih akan ditampilkan pada halaman kanvas.
8. Mengatur Format teks
Format teks yang dimaksud di sini adalah seperti pengaturan ukuran, jenis font, warna teks dan sebagainya. Untuk mengatur format teks, seleksi teks dan gunakan Group Font dengan mengaktifkan Ribbon Home terlebih dahulu. Pilih salah satu icon untuk mengatur format teks.
a. Menggunakan Kotak Dialog Font
Anda bisa juga mengedit teks menggunakan kotak dialog Font dengan memilih Ribbon Home. Lanjutkan dengan menyorot Group Font, lalu klik anak panah di sudut kanan bawah.
b. Menggunakan Bullet and Numbering
Bullet and Numbering seriing digunakan untuk menuliskan poin-poin bahasan dalam presentasi. Untuk menambahkan Bullet atau Numbering, gunakan cara di bawah ini:
1. Seleksi bagian yang akan ditambah bullet atau numbering.
2. Pilih Ribbon Home> Bullet> atau Numbering pada Group Paragraph.
3. Pilih bentuk bullet atau numbering yang diinginkan.
9. Teknik Penggunaan Warna
Selain teknik pengaturan desain presentasi, teknik penggunaan warna (atau biasa disebut theme) juga mempengaruhi hasil akhir presentasi yang disajikan. Cara mengatur theme adalah dengan memilih Ribbon Design. Kemudian, pilih warna dengan mengklik Color pada Group Themes.
10. Mengubah Warna Background
Jika kurang menyukai warna Background theme, anda bisa mengubahnya melalui Ribbon Design dan memilih Background Style pada Group Background. Akan muncul berbagai warna Background, anda bisa juga mengubah style Background secara manual dengan memilih Format Background pada kotak Background Style. Pada pilihan itu, anda bisa mengatur style lebih detail. Warna yang bisa dipilih juga lebih bervariasi, misalnya warna gradasi, tekstur atau bahkan gambar.
11. Menggunakan Master Presentasi
Master Presentasi biasanya menjadi bagian dari template, termasuk di dalamnya teks, objek, theme, font, shapes dan sebagainya. Untuk membuat master presentasi, pilih Ribbon View. Pada group Presentase Views, pilih Slide Master, lalu  ketik teks yang diinginkan.
12. Bekerja dengan Tabel, Gambar, Video dan Sound
Dalam presentasi, penambahan tabel, Gambar, Video dan Sound akan memberikan nilai plus tersendiri

a. Bekerja dengan Tabel
Objek tabel sering digunakan dalam penyajian presentasi, yang biasanya dipakai dalam pembuatan laporan.
– Membuat tabel
Cara menambahkan objek tabel pada presentasi adalah dengan memilih Ribbon Insert. Pada group Tables, pilih Tabble> Insert Table dan tentukan jumlah baris dan kolom. Kemudian masukkan data yang dibutuhkan.
- Mengatur Format Tabel
Untuk memodifikasi tabel, aktifkan tabel dan pilih ribbon Layout. Lanjutkan dengan mengatur layout tabel yang diinginkan. Untuk mengetahui lebih jauh fungsi tool dari menu layout yang digunakan, baca keterangan berikut:
  • Selecti: untuk menyeleksi bagian tabel yang diinginkan.
  • View Gridlinesi: untuk menampilkan/menyembunyikan garis bantu Gridlines.
  • Delete: untuk menghapus bagian tabel yang diseleksi.
  • Insert Above: untuk menyisipkan baris ke atas.
  • Insert Bellow: untuk menyisipkan baris ke bawah.
  • Insert Left: untuk menyisipkan kolom ke kiri.
  • Insert Righ: untuk menyisipkan kolom ke kanan.
  • Merge Cells: untuk menggabungkan cell yang diseleksi.
  • Split Cells: untuk membagi sel menjadi beberapa bagian.
  • Table Row Height: untuk mengatur tinggi baris.
  • Table Column Widdth: untuk mengatur lebar kolom.
  • Distribute Rows Height: untuk menyamakan tinggi baris.
  • Distribute Rows Widht: untuk menyamakan lebar kolom.
  • Left: untuk meratakan teks ke sisi kiri sel.
  • Center: untuk meratakan teks ke sisi tengah sel.
  • Right: untuk meratakan teks ke sisi kanan sel.
  • Align Top: untuk meratakan teks ke bagian atas sel.
  • Center Vertically: untuk meratakan teks ke bagian tengah sel.
  • Align Bottom: untuk meratakan teks ke bagian bawah sel.
  • Text Direction: untuk memutar teks dengan sudut putaran tertentu.
  • Cells Margin: untk mengatur batas atas, kiri, kanan dan bawah teks pada sel.
- Mengatur desain tabel
Anda juga dapat memanfaatkan Ribbon Design untuk memodifikasi tabel. Fungsi tool dari Ribbon Design sebagai berikut:
  • Header Row: untuk menambahkan arsiran pada baris pertama tabel.
  • Total Row: untuk menambahkan arsiran pada baris terakhir tabel.
  • Banded Row: untuk menambahkan variasi arsiran berbeda pada baris tabel.
  • First Column: untuk menambahkan arsiran pada kolom pertama tabel.
  • Last Column: untuk menambahkan arsiran pada kolom terakhir tabel.
  • Banded Row: untuk menambahkan variasi arsiran berbeda pada kolom tabel. 
  • Tables styles: untuk mengubah style tabel.
  • Shading: untuk menambahkan arsiran warna bagian tabel.
  • Outside Border: untuk menambahkan garis border tabel.
  • Effect: untuk menambahkan efek emboss/bevel pada sel tabel.
  • Quick Style: untuk menambahkan variasi word art pada teks tabel.
  • Teks Fill: untuk menambahkan variasi warna teks.
  • Text Outline: untuk menambahkan variasi garis luar teks.
  • Text Effect: untuk menambahkanvariasi effect teks.
  • Pen Style: untuk mengubah style garis tabel.
  • Pen Weight: untuk mengubah tebal garis tabel.
  • Pen color: untuk mengubah warna garis tabel.
  • Draw table: untuk mengaktifkan pen tabel.
  • Eraser: untuk menghapus format tabel.
b. Menggunakan Gambar
Penambahan obyek gambar  merupakan salah satu komponen pendukung dalam penyajian presentasi. Untuk menambahkan obyek image, pilih Ribbon Insert. Pada group Illustration, pilih Picture. Lanjutkan dengan menentukan direktori file image yang akan ditambahkan dan klik Insert untuk mengakhiri.
*Menggunakan Grid dan Drawing Guides
Grid dan Guide digunakan untuk mengatur posisi obyek pada presentasi sesuai keinginan. Untuk menggunakan Grid dan Guide, klik kanan lembar kerja dan pilih Grid dan Guide, lalu atur setting sesuai keinginan.
*Membuat album Photo
Anda juga bisa menambahkan photo album pada Microsoft Power Point 2007 menggunakan langkah sebagai berikut:
  1. Pilih Ribbon Insert.
  2. Pada group Illustration pilih Photo Album> menu New photo album.
  3. Tentukan direktori file image yang akan dijadikan album dengan klik File/Disk.
  4. Klik Insert untuk mengakhiri. (Ulangi langkah no.4 dan 5 untuk menambahkan file image atau foto lain)
  5. Pilih Fit to Slide untuk menyamakan ukuran foto dengan ukuran slide.
  6. Setelah selesai klik Create.
  7. Klik Slide pertama, lalu tambahkan teks.
c. Menggunakan Video dan Sound
Objek gambar dan suara juga bisa dijadikan objek pendukung presentasi yang disajikan. Objek video berupa objek dengan animasi gerak.
*Menambahkan file video
Caranya: pilih Ribbon Insert. Pada group Illustration pilih Movie dilih disalah satu sumber file movie
  •  Movie from file: digunakan untuk memilih file video dari direktori lain.
  • Movie from Clip Organizer: digunakan untuk memilih file video dari Clip Organizer pada task panes Clip Art. Objek movie yang diklik akan tampil pada bidang kanvas.
*Menambahkan Sound
Untuk menambahkan sound ikuti langkah berikut:
1. Pilih Ribbon Insert.
2. Pada group Illustration pilih Sound.
3. Pilih salah satu sumber file sound:
  • Sound from file: untuk memilih file sound dari direktori lain.
  • Sound from Clip Organizer: untuk memilih file sound dari Clip Organizer.
  • Play CD Auto Track: untuk memilih file sound dari CD.
  • Record Sound: untuk memilih file sound yang merupakan hasil rekaman.
Slide yang ditambah sound akan ditandai speaker. Anda bisa memindahkan simbol speaker tersebut pada posisi yang di inginkan.

*Menggunakan Efek Dalam Presentasi
Menyajikan presentasi semenarik mungkin menjadi tujuan utama seorang presenter agar audens tidak merasa bosan, tetapi merasa nyaman. Salah satu sajian menarik dalam presentasi adalah penambahan efek.
1. Menambah dan menggunakan animasi pada presentasi dilakukan dengan cara berikut:
a. Aktifkan atu tampilkan slide yang akan ditambah animasi.
b. Pilih Ribbon Animation, pilih Animate pada group Animation.
Setelah memilih bentuk animate maka animasi akan ditampilkan pada lembar kerja. Untuk mengulang tampilan animasi klik Preview tool.
2. Mengatur Setting Animasi: pengaturan setting animasi diperlukan untuk menampilkan sajian presentasi secara maksimal. Untuk mengatur setting animasi, lakukan tahapan sebagai berikut:
a.Pilih Ribbon Animation.
b.Pada group Animation pilih Custom animation untuk menampilkan task panes Custom animation di sisi kanan lembar kerja. Pada task panes Custom animation terdapat menu sebagai berikut:
  • Change/Add Effect: untuk mengubah atau menambahkan animasi pada objek slide yang diseleksi.
  • Remove: untuk menghapus animasi dengan mengklik nomor animasi pada presentasi lalu klik Remove.
  • Start: untuk menampilkan objek menjadi slide presentasi, klik mouse. Ada 3 pilihan untuk menampilkan objek yaitu On Click (untuk menampilkan objek dengan mengklik mouse), With Previous (untuk menampilkan objek yang menjadi presentasi secara bersamaan) dan After Previous (untuk menampilkan objek yang menjadi bagian presentasi satu persatu)
  • Direction: untuk menampilkan objek dari arah tertentu.
  • Speed: untuk mengatur kecepatan animasi setiap objek.


3. Menggunakan efek transisi
Efek transisi adalah sefek pergantian slide menggunakan group Transition to this slide. Efek transisi meliputi suara dan animasi. Untuk menembahkan efek transisi, caranya sebagai berikut:
a. Pilih Ribbon Animation.
b. Tampilkan semua pilihan efek transisi dengan mengklik tanda panah pada group Transition to This Slide. c. Pilih bentuk transisi untuk ditampilkan pada lembar kerja.
d. Gunakan efek transisi suara dibagian Transition Sound.
e. Atur kecepatan transisi pada Transition Speed. 
f. Klik Apply to All untuk menerapkan efek transisi pada semua slide presentasi.
g. Hilangkan tanda centang pada On Mouse Click jika anda ingin menampilkan efek transisi tanpa harus melakukan klik.
h. Atur waktu tampil setiap slide pada bagian Automatically after.
4. Membuat Hyperlink
Hyperlink digunakan untuk menghubungkan antara slide satu dengan slide yang lain. Dapat juga dengan menghubungkan file presentasi satu dengan file presentasi yang lain. Cara menggunakannya sebagai berikut:
a. Seleksi bagian slide yang akan ditambah hyperlink
b. Pilih Ribbon Insert pada group Links pilih Hyperlink.
c. Jika ingin membuat Hyperlink ke file presentasi lain, pilih direktori dan nama file yang akan dijadikan tujuan pada Look In, lalu klik OK.
Jika ingin membuat hyperlink ke slide lain yang masih ada dalam satu file presentasi yang sama, klik tombol Bookmark. Setelah itu, pilih nama slide yang akan dijadikan link tujuan anda.
5. Menggunakan perintah action.
Hampir sama dengan fungsi dan penggunaan hyperlink, action juga bisa digunakan untuk membuat hubungan antara slide satu dengan slide yang lain, serta hubungan antara file presentasi satu dengan file presentasi lain. Namun begitu, action di sini bisa digunakan untuk menghubungkan file presentasi anda dengan file dari program aplikasi lain. Biasanya action pada PowerPoint berupa objek tombol. Dengan begitu anda harus membuat tombol terlebih dahulu, baru kemudian dapat membuat sebuah action. Cara membuat tombol sebagai berikut.
a. Pilih Ribbon Insert, pada group Illustration> Shape.
b. Pilih salah satu bentuk tombol pada kategori Action Button.
c. Buat tombol pada lembar kerja.
d. Pilih action yang diinginkan. Hyperlink to (untuk membuat action berupa hyperlink ke slide lain atau file presentasi lain). Run Program (untuk mengaktifkan file dari program aplikasi lain) misal, Microsoft Excel 2007 atau Microsoft Word 2007.
Membuat Dan Menjalankan Slide Show
Penambahan Slide Show semakin menangguhkan PowerPoint sebagai salah satu program terbaik untuk presentasi. Untuk menambahkan Slide Show, anda bisa memanfaatkan Ribbon Slide Show.
a. Mempersiapkan Slide Show
Tahap pertama pembuatan Slide Show adalah mempersiapkan slide yang akan disajikan dengan memilih From Beginning atau Current Slide Show pada group Start Slide Show. Jika ingin menyajikan slide secara berurutan, anda bisa menggunakan langkah sebagai berikut:
1. Pilih Ribbon Slide Show.
2. Pada group Start Slide Show> Custom Slide Show> Custom Show, lalu klik New.
3. Akan muncuil kotak dialog Define Custom Show. Kemudian ketikkan nama yang anda inginkan pada “Slide Show Name”
4. Pada bagian Slides in presentation, pilih slide yang akan disajikan pertama kali.
5. Klik tobol Add.
6. Pilihan yang diklik akan berpindah ke kotak dialog Slide in custom show.
7. Setelah selesai mengurutkan klik OK.
8. Klok close untuk kembali ke lembar kerja presentasi. Atau klik show untuk menampilkan pengaturan slide show.
Untuk menampilkan Custom show yang sudah dibuat, pilih Ribbon Slide Show, pilih Custom Slide Show, pilih nama custom show yang diinginkan.
b. Merekam Narasi (Naration)
Sebelum narasi presentasi dibuat, pastikan PC sudah dilengkapi dengan perangkat Headset. Setelah semua perangkat dilengkapi, anda bisa membuat narasi dengan langkah sebagai berikut:
1. Pilih Ribbon Slide Show.
2. Pilih group Set Up> Record Naration.
3. Lakukan tes pada perangkat headset dengan mengklik tombol Set Microphone level. lakukan tes suara pada jendela Record Naration dan klik OK untuk mulai merekam suara.
4. Setelah selesai tekan Esc untuk mengakhiri.
5. Klik Save untuk menyimpan hasil rekaman.
6. Hasil rekaman yang dibuat akan langsung ditampilkan pada slide show.
c. Menyembunyikan Slide
Jika slide tidak digunakan, anda bisa menyembunyikanya dengan memilih Ribbon Slide Show, kemudian aktifkan slide yang disembunyikan. Pada group Set Up pilih hide Slide. Dengan begitu, slide yang disembunyikan akan diberi tanda khusus.
d. Menyimpan CD Presentasi
Untuk menyimpan presentasi pada CD langkahnnya sebagai berikut:
1. Klik Logo Office yang terletak dikiri paling atas layar anda lalu klik Publish.
2. Pilih Package for CD.
3. Ketikan nama CD pada kotak Name the CD.
4. Klik Add Files untuk memilih nama file presentasi yang akan dikopi ke dalam CD.
5. Tentukan direktori dan nama file presentasi yang diinginkan.
6. Klik Add.
7. Tahap selanjutnuya, klik Copy to CD dan lakukan burning file menggunakan program aplikasi CD Burning, misal Ahead Nero.

e. Mencetak Slide, Note Page dan Handout

Sebagai tahap akhir dalam penyajian presentasi akan dilakukan pencetakan handout. Cara mencetak Slide/Handout slide/Note page sebagai berikut:
1. Klik Logo Office yang terletak dikiri paling atas layar anda lalu klik menu Print.
2. Pilih Print dan lakukan pengaturan setting pencetakan sebagai berikut:
  • Name: digunakan untuk memilih nama printer.
  • Print range: digunakan untuk memilih slide/handout yang akan dicetak.
  • Print What: digunakan untukmenentukan bentuk atau layout pencetakan. Pilih Slide (untuk mencetak slide), pilih Note Pages (untuk mencetak notes), atau pilih handout (untuk mencetak handout).
  • Klik Preview untuk menampilkan hasil akhir handhout.
f. Membuat Presentasi Dalam Bentuk Halaman WEB
Apabila anda menginginkan agar presentasi bisa disajikan secara online dan bisa dinikmati oleh siapapun di dunia maya, maka anda perlu menyimpan file presentasi dalam bentuk halaman Web. Untuk lebih jelasnya sebagai berikut:
*Menyimpan file presentasi ke dalam format halaman web:
1. Klik Save As> pilih Other Format.
2. Tentukan direktori penyimpanan file pada Save In.
3. Ketikkan nama file pada baguian File Name.
4. Tentukan type format Web Page pada bagian Save as type.
5. Klik Publish.
6. Pilih Complete Presentation.
7. Klik Publish, selesai.

*Menampilkan presentasi dalam web browser.
Langkahnya sebagai berikut:
1. Buka Internet Explorer
2. Klik menu File> Open> Browse.
3. Pilih direktori dan nama file yang akan ditampilkan pada web browser.
4. Klik Open.
5. KlikPresentasi akan ditampilkan pada web browser Internet Explorer.
Selesai…
Selamat mencoba.